jump to navigation

PUISI REMAJA 7 November 2009

Posted by smana in Puisi.
trackback

Sendiri

 

Balutan Salju mendekap dalam kesendirian

Dinginnya sapa tak tertuturkan

Ramahnya salam telah terabaikan

 

Aku melangkah di hamparan padang belukar

Berjalan diterangnya api yang membakar

Tetap sama,  sendirian

tak ada teman, tak ada kawan

 

Kesesakan pilu kalbu tak menembus aura tawa

Tak kuasa menerobos ceria nan canda

Duduk terbaring, semua dalam balutan duka…

Sendiri…

Mati…

Dan tetap begini…

 

Mengapa es tak ada dalam sahara…?

Mengapa api tak ada dalam samudera..?

Mengapa perbedaan selalu dikucilkan..?

Dan mengapa persamaan tak menggerakan persahabatan..?

Dalam terangnya kegelapan….

Dalam bisunya harapan…

Dalam hampanya keputusasaan…

tetap sama dalam kesendirian…

 

Sambirata, 1 November 2009

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.